Loading...

Gelar Pembekalan KPM 2025 Sebelum Terjun ke Lapangan

 Gelar Pembekalan KPM Sebelum Terjun ke Lapangan 

Karang Baru, 03 Februari 2025 — Dalam rangka mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan dan dinamika sosial di lapangan, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Aceh Tamiang menggelar kegiatan pembekalan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) yang bertempat di Aula STAI Aceh Tamiang. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk orientasi dan penguatan kapasitas sebelum mahasiswa diberangkatkan ke lokasi pengabdian di Kecamatan Manyak Payed.

Pembekalan ini diikuti oleh seluruh peserta KPM yang terdiri dari mahasiswa lintas program studi. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua STAI Aceh Tamiang Dr. Rizki Maulana, S.H., M.H., Wakil Ketua III Dr (c) Mhd Jailani, S.Pd.I., M.Pd., para ketua jurusan dan prodi, serta para dosen supervisor yang akan mendampingi mahasiswa selama masa pengabdian.

Dalam sambutannya, Dr. Rizki Maulana menyampaikan pentingnya pembekalan ini sebagai wadah membekali mahasiswa baik secara mental, spiritual, maupun teknis lapangan.

“KPM adalah ruang aktualisasi ilmu, pengembangan empati, dan kontribusi nyata mahasiswa terhadap masyarakat. Untuk itu, pembekalan ini sangat penting agar mahasiswa siap menghadapi dinamika sosial, serta mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat kampung,” ujarnya.

Materi pembekalan meliputi:

  • Etika dan Adab Berinteraksi di Tengah Masyarakat

  • Teknik Komunikasi Dakwah dan Edukasi Masyarakat

  • Manajemen Program Kegiatan KPM

  • Analisis Sosial dan Potensi Desa

  • Keamanan dan Kesehatan di Lapangan

Para pemateri berasal dari unsur pimpinan kampus, praktisi pemberdayaan masyarakat, serta alumni KPM yang telah sukses berkontribusi di berbagai daerah.

Dr (c) Mhd Jailani dalam arahannya menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat desa. “Jadilah pelajar yang rendah hati, berbaur, dan berkontribusi. Jangan menggurui, tapi belajarlah bersama masyarakat. Karena sejatinya, pengabdian adalah bentuk pembelajaran tertinggi,” pesannya.

Mahasiswa akan diberangkatkan ke 9 kampung di Kecamatan Manyak Payed, dengan fokus kegiatan meliputi dakwah sosial, pendidikan masyarakat, pelatihan remaja masjid, hingga pendataan potensi kampung. Kegiatan ini direncanakan berlangsung selama beberapa minggu dengan bimbingan intensif dari para dosen pembimbing lapangan.

Kegiatan pembekalan ditutup dengan sesi tanya jawab dan doa bersama agar seluruh proses pengabdian berjalan lancar dan bermanfaat

banner banner