Admin 17 Oktober 2025 42x
Kuala Simpang – Pada hari Jumat, 17 Oktober 2025, telah dilaksanakan pertemuan lintas sektor di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kuala Simpang, Aceh Tamiang. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai ini membahas tentang penyesuaian standar kelayakan layanan di lingkungan Lapas sebagai upaya peningkatan mutu dan pemenuhan hak-hak warga binaan pemasyarakatan.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai stakeholder terkait, antara lain perwakilan dari Kantor Kementerian Agama Aceh Tamiang, instansi akademik yang diwakili oleh Ketua III STAI Aceh Tamiang, unsur jurnalis lokal, bagian hukum, Dinas Kesehatan Aceh Tamiang, serta unsur lain yang terkait langsung dengan pembinaan dan pelayanan warga binaan.
Dalam forum tersebut, masing-masing perwakilan stakeholder menyampaikan pandangan dan evaluasi terhadap standar layanan yang selama ini telah diterapkan di Lapas. Termasuk di antaranya mengenai standar kesehatan, kualitas makanan, akses ibadah, pembinaan keagamaan, dan hak-hak dasar lainnya.
Perwakilan akademik dari STAI Aceh Tamiang, Ketua III Dr.(c) Muhammad Jailani, S.Pd.I, S.Psi, M.Pd, menegaskan pentingnya mengedepankan aspek humanisasi dalam pelayanan warga binaan. “Setiap warga binaan tetap memiliki hak untuk mendapatkan perlakuan yang manusiawi, edukatif, dan berkeadilan,” ujarnya.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun langkah-langkah strategis dalam memastikan bahwa standar kelayakan pelayanan di Lapas benar-benar sesuai dengan regulasi yang berlaku. Kepala Lapas Kelas IIB Kuala Simpang,
Bapak Mudo Mulyo, S.Sos., M.H., dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir: “Saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran saudara-saudara semua. Ini adalah bentuk nyata komitmen bersama untuk membangun Lapas kita menjadi lebih baik, lebih manusiawi, dan memenuhi standar pelayanan yang semestinya. Kami sangat berharap dukungan dan sinergi dari semua pihak terus berlanjut demi kemajuan pembinaan warga binaan.”
Di akhir kegiatan, seluruh peserta bersepakat untuk menjadikan forum ini sebagai awal dari koordinasi berkelanjutan dalam rangka pemenuhan standar layanan yang ideal di Lapas Kelas IIB Aceh Tamiang. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan simbol sinergi antar lembaga.